5 Nutrisi Penting yang Diperlukan untuk Tumbuh Kembang Anak

Nutrisi adalah salah satu kunci utama dalam proses pertumbuhan anak. Memberi nutrisi yang tepat akan membuat tumbuh kembang mereka maksimal.

Menurut Anna Tjandrayani, SpA(K), pakar tumbuh kembang anak dari RSAB Harapan Kita, setidaknya ada 5 nutrisi utama yang wajib ada agar tumbuh kembang anak menjadi optimal.

DHA

Menurut dokter anak Scott Cohen, DHA untuk perkembangan otak anak-anak merupakan faktor penting. Namun, balita rata-rata baru saja memenangkan asam lemak Omega 3 adalah sekitar 25% dari rekomendasi. Otak bayi yang berusia tiga tahun pertama berkembang kecerdasannya sangat pesat, sementara DHA bisa membantunya. Bahkan DHA dapat membantu mengatasi alergi dan pilek, serta membantu tidur anak Anda lebih baik. DHA sebagai sumber makanan diperoleh dari telur, ikan, dan susu.

Zat Besi

Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, kasus yang sering terjadi pada anak adalah kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi ini berbahaya, karena bisa menyebabkan anemia. Anemia dapat menyebabkan perkembangan motorik dan kognitif anak menjadi terhambat.

Zat besi bisa Anda dapatkan lewat makanan seperti daging merah, unggas serta ikan. Pilihan lainnya, Anda juga bisa memberikan sereal yang terbuat dari gandum utuh sebagai sumber zat besi alternatif.

Kalsium

Selain memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang anak, kalsium juga berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi otot, saraf, dan bekerjanya hormon-hormon di tubuh. Menurut Office of Dietary Supplements, Amerika Serikat, jumlah kalsium harian untuk anak adalah sekitar 700-1300 mig sesuai dengan usianya.

Protein

Protein diambil dari kata bahasa Yunani yaitu “protos” yang artinya “sangat penting. Oleh karena itu, protein juga merupakan nutrisi yang sangat penting dan bermanfaat dalam membantu perkembangan dan pertumbuhan agar anak tetap aktif.

Protein sebagai nutrisi serbaguna bagi anak, dapat membantu kontraksi otot, proses penggumpalan darah, proses penglihatan, perlawanan terhadap infeksi, dan paling penting pembentukan struktur tulang gigi dan rambut. Menurut Medline Plus, Institute of Medicine, kekurangan protein dapat berakibat anak menderita kekurangan nutrisi atau kwashiorkor. Kebutuhan protein harian anak adalah 13-52 gram tergantung umurnya.

Kalium

Menurut ahli gizi Sarah Krieger, Kalium merupakan nutrisi penting untuk mengontrol tekanan darah. Sayangnya, sebagian besar anak-anak tidak mendapatkan nutrisi ini, terutama risiko pada mereka yang menderita obesitas atau kegemukan. Penuhi kebutuhan kalium anak Anda yang sebagian besar terdapat pada buah dan sayuran. Sumber terbaik kalium yaitu pisang, kentang, kacang polong, brokoli, semangka, stroberi, dan melon.