Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Tidak Sarapan

Banyak orang memutuskan untuk tidak menyantap sarapan karena beberapa alasan, seperti tidak sempat, tidak punya selera untuk makan di pagi hari, hingga atas nama diet. Seperti sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, sarapan justru adalah makanan terpenting yang harus disantap setiap harinya. Lalu, apa sih sebenarnya yang terjadi jika kita melewatkan sarapan, sengaja atau tidak disengaja?

Mudah Kelelahan

Akibat paling fatal dari melewatkan sarapan, adalah menghancurkan ritme metabolisme tubuh. Jika harusnya tubuh mulai diberi asupan gizi di pagi hari, namun karena terlewat tubuh terpaksa harus menggunakan sisa energi yang ada dari malam sebelumnya. Wajar saja jika efek samping yang dialami, adalah tubuh mudah merasa lelah dalam menjalani hari.

Tubuh akan menimbun lemak

Fakta paling menarik yang tidak diketahui: melewatkan sarapan demi diet adalah kesalahan paling fatal. Alasannya, saat Anda memutuskan untuk melewatkan sarapan, tubuh justru merespon sebaliknya. Tubuh akan menganggap Anda selalu kelaparan dan menyimpan lemak untuk dijadikan energi saat beraktivitas nantinya. Nafsu makan pun akan bertambah karena tubuh beranggapan selalu dalam kondisi lapar.

Gampang stres

Perut kosong pada pagi hari akan menghancurkan keseimbangan hormon dalam tubuh. Rusaknya keseimbangan hormon, akan berakibat pada peningkatan level kortisol yang ada dalam tubuh. Hal ini lah pemicu utama penyakit gampang stres yang seringkali dialami oleh mereka yang tidak suka sarapan. Jadi, jika ingin harimu berjalan baik tanpa stres, jangan lupa sarapan ya.

Mood hancur lebur

Bersamaan dengan stres, biasanya hadir juga mood yang rusak atau lebih dikenal dengan istilah, bete. Secara ilmiah, hancurnya mood juga diakibatkan oleh ketidakstabilan hormon yang diproduksi karena telat menyantap sarapan. Pekerjaan pun bisa jadi terkena imbasnya, terlebih jika Anda tidak biasa melewatkan sarapan. Tentu teman kantor akan bertanya-tanya apa yang terjadi hingga kamu moody sekali hari ini.